Kutipan Wawancara Rhoma Irama dengan wartawan Detik. Raja dangdut Rhoma Irama, memang sudah lama malang melintang di dunia politik. Di era orde baru, belia bahkan kena cekal tampil di televisi karena saat itu tak mendukung partai penguasa. Di dunia politik, beliau aktif di PPP dan merupakan juru kampanye andalan partai berlambang Kabah itu.
Setiap kampanye yang dihadiri Rhoma Irama, pasti simpatisan membludak dan melalui lagu-lagunya, Rhoma mengkritik keadaan sosial masyarakat. Kini Rhoma ingin maju menjadi Capres pada Pemilu Tahun 2014, dengan tujuan ingin memperbaiki akhlak bangsa. Melihat situasi kondisi politik sekarang ini, ada keterpanggilan membenahi bangsa ini, kata Rhoma Irama.
Berikut Kutipan Wawancara Rhoma Irama yang akrab disapa Bang Haji ini, soal kiprahnya untuk maju sebagai Capres Pada Pemilu Tahun 2014. Dengan nada bicaranya yang khas, Rhoma menjawab beberapa pertanyaan yang ada :
1. Kabarnya Bang Haji akan maju sebagai Capres pada Pemilu Tahun 2014 ya ?
Melihat situasi kondisi politik sekarang ini, ada keterpanggilan membenahi bangsa ini. Di mana sebelumnya 2009 saya menolak dilamar sebagai Cawapres pada Pemilu Tahun 2004 lalu, walaupun pernah didorong oleh sekelompok elite, tetapi tidak ada keterpanggilan. Sekarang ini saya siap tampil karena ada keterpanggilan melihat kondisi bangsa ini jauh dari cita-cita.
2. Banyak yang meragukan hal tersebut, lantas apa Bang Haji mampu ?
InsyaAllah saya yakin bisa, karena yang namanya pemimpin itu ada formal dan informal. Saya ini pemimpin bangsa, tapi informal. Karena setiap Jum'at saya menjadi khatib, Idul Fitri dan Idul Adha juga saya memberi khutbah, memberi motivasi dan solusi pada masalah bangsa. Itu sebetulnya sudah menjadi pemimpin. Menjadi pemimpin politik saya tidak kaget, dan saya sangat siap, karena saya kenal bangsa ini.
3. Kenal bangsa ini, bagaimana maksudnya Bang Haji ?
Selama 40 tahun, saya berkeliling pelosok tanah air dengan Soneta Grup dan pesan-pesan politik saya sampaikan kepada bangsa ini. Lirik-lirik lagu saya, itu visi dan misi saya sebagai anak bangsa, untuk persatuan nasional. Lagu-lagu saya mencerminkan komitmen memberantas korupsi dan menghormati HAM.
4. Dari siapa saja dorongan yang meminta Bang Haji jadi Capres pada Pemilu Tahun 2014 ?
Dukungan dari ulama dan habib dan saya juga melempar wacana ini dalam tabligh akbar, sambutannya luar biasa dan keluarga juga memberi dukungan.
5. Bagaimana dengan dukungan Partai Politik ?
Tentu kalau ada dukungan umat dan ada partai saya siap, entah lewat Partai Politik mana pun, kita lihat saja siapa yang lebih dahulu merespon.
6. Maju menjadi Capres, bukankah perlu uang besar, kira-kira berapa uang yang Bang Haji siapkan ?
Saya beda dengan para Capres lainnya, seperti Pak Aburizal, Pak Prabowo. Beliau-beliau ini memang sengaja menampilkan diri untuk jadi Capres. Kalau saya bukan mengajukan diri, tapi didesak untuk menjadi Capres. Saya tidak punya ambisi, tapi memenuhi desakan, bukan karena ambisi pribadi jadi beda. Motivasi dan penampilan saya sangat berbeda, jadi sepeser pun saya tidak akan keluar uang. Jangankan menyiapkan, keluar uang sepeser pun saya tidak. Kalau saya keluar uang, berarti saya punya ambisi.
7. Bicara soal Capres dan kepopuleran serta elektabilitas, bagaimana soal itu Bang Haji ?
Saya rasa masyarakat sangat tahu saya, karena setiap konser di manapun, lapangan tidak muat. Dalam Pilkada di alun-alun, konser Soneta tidak mampu menampung massa dan Elektabilitas saya tinggi.
8. Seorang Presiden mesti memiliki kemampuan manajemen mengatur negara. Apa Bang Haji bisa ?
Saya katakan, menjadi pemimpin saya tidak kaget karena saya sudah menjadi pemimpin umat, apalagi sekarang saya ketua umum ormas Islam. Seorang presiden tidak harus menjadi superman, tidak harus serba bisa, yang penting mengimplementasikan visi dan misi. Ada para menteri yang nanti menjadi tempat berdiskusi dan mengimplementasikan visi dan misi serta konsep. Seorang presiden juga tidak harus memiliki kapabilitas berdasarkan akademik, yang penting ada kapabilitas otodidak tanpa harus embel-embel kualifiaksi intelektual.
9. Ada kekhawatiran kalau Bang Haji maju jadi Capres, akan diberlakukan syariat Islam ?
Komitmen saya tetap NKRI, Pancasila tidak akan diubah.
10. Apa yang akan dikerjakan bila terpilih jadi Presiden ?
Sejak puluhan tahun, saya berkeliling pelosok tanah air, Kalimantan, Papua, dan saya kenal bangsa ini. Sekarang akhlak bangsa ini telah terlempar, tidak ada lagi budi pekerti, semua tindakan korupsi, anarkisme, tawuran antar suku terjadi karena tidak adanya akhlak. Itu yang urgent, akhlak yang buruk.
11. Baru saja Bang Haji niat jadi Capres, tetapi sudah ada yang mengkritik, apa tanggapannya ?
Itu sunatullah, adanya cacian hujatan dan adanya like and dislike dan tidak bisa dukungan 100 persen. Barack Obama saja tidak didukung 100 persen, jadi cukup 50 persen plus 1. Adanya hujatan bukan sesuatu yang aneh dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar dan hujatan itu vitamin.
12. Bagaimana isu perempuan yang selalu dikaitkan dengan Bang Haji ?
Perempuan, apa yang saya lakukan sah, sesuai aturan agama dan bukan skandal seperti Bill Clinton dan Monica Lewinsky dan apa yang saya lakukan bukan suatu aib. Presiden Soekarno juga poligami, itu tidak melemahkan perjuangan beliau untuk bangsa ini. Apa yang saya lakukan sah secara agama, tidak melemahkan. Artinya yang penting seorang tokoh politik tidak memiliki cacat secara politik dan Poligami bukan cacat secara moral, apalagi cacat politik.
13. Apakah sudah menyiapkan lagu untuk persiapan jadi Capres nanti ?
Terlalu banyak lagu saya untuk Capres, jadi tanpa perlu membuat lagu lagi. Misalnya lagu untuk tsunami dahulu yang saya ciptakan, itu curahan hati saya ketika bangsa ini menghadapi bencana dan itu lagu lama, tapi riil dengan kondisi bangsa ini.
Demikian Informasi Pemilu Online dari Hanya Sekedar Informasi tentang Kutipan Wawancara Rhoma Irama yang maju jadi Capres pada Pemilu Tahun 2014 nanti, mohon maaf artikel ini saya edit sedikit untuk disesuaikan dari sumbernya detik.com.
