Telkom Jatim Akan Berlakukan Sistem Isolir Pelanggan - PT. Telkom Jawa Timur berupaya
menekan terjadinya piutang pelanggan atau penunggakan pelanggannya karena
tidak tertagihnya rekening telepon. Maka mulai bulan Oktober
mendatang Telkom akan memberlakukan sistem isolir untuk pelanggan.
Kepala Divre
V Telkom Jatim Nanang Ismail Kosim mengatakan pada saat berlaku nanti, bila
sampai akhir bulan tidak dibayarkan, maka isolir akan diberlakukan. Pada akhir
bulan kalau tidak membayar tagihan, panggilan keluar langsung diisolir.
Telkom Jatim Akan Berlakukan Sistem Isolir Pelanggan - Sedangkan sebelumnya bila ada keterlambatan pembayaran, pelanggan hanya
dikenai denda sebesar 5 persen dari total tagihan telepon. Isolir ini akan
berubah menjadi pemutusan bila setelah tiga bulan kemudian pembayaran belum
juga dilakukan, jelasnya. Dengan cara seperti ini, diharapkan ada penurunan tingkat
piutang pelanggan yang saat ini mencapai 3 persen dari total revenue.
Diterangkan lebih lanjut oleh VP corporate communication PT Telkom Muhammad
Awaluddin kategori bad debt adalah kategori pelanggan yang tidak membayar
tagihan setelah tiga bulan. Dia menjelaskan, setiap bulannya rata-rata terbayar
sekitar 94-95 persen. Pada akhir bulan, ada outstanding angka yang belum
terbayar sebesar 5-6 persen, ucapnya. Sementara untuk pelanggan yang dikejar
selama tiga bulan sekitar 1-2 persen saja.
Sementara saat ini, perilaku pelanggan yang melakukan pembayaran secara
langsung, dilakukan secara bersamaan pada akhir bulan. Sebenarnya ada tiga
tipe pelanggan yang melakukan pembayaran langsung, yaitu membayar antara
tanggal 1- 10, ada yang mulai 11-20, dan mulai bayar 21-30 hari. Jumlah
pelanggan itu sekitar 55 persen masih melakukan pembayaran langsung, sedangkan
45 persen melakukan pembayaran secara on line, sebutnya.
Demikian informasi dari Hanya Sekedar Informasi tentang Telkom Jatim Akan Berlakukan Sistem Isolir Pelanggan.
