Sebenarnya aku mencintaimu, meskipun aku tahu bahwa kamu sudah punya istri dan anak. Hal tersebut tidak masalah, sebab aku mau menerima dan dijadikan sebagai istri yang kedua. Maafkan aku, atas ungkapan perasaan cinta yang salah dan jika mengganggu perasaanmu.
Setelah membaca ungkapan perasaan cinta yang salah tersebut di atas, akhirnya dengan berat hati suami sejati itu menjawab :
Aku mengerti dan paham maksudmu, tetapi dengan berat hati aku harus jawab bahwa aku tidak bisa menerima cintamu. Apa yang kamu rasakan atas segala kebaikan yang kuberikan padamu, itu semua karena adanya motivasi dari istri tercinta. Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku sesaat.
Kalau kamu menyukai aku, dan ku terima cintamu, maka menurutku kamu memetik hasil dan jerih payah seorang wanita lain. Dan wanita itulah yang selalu mendampingi hidupku dikala susah, terpuruk maupun bahagia. Wanita itulah yang selalu mendoakan hingga aku bisa menjadi seperti ini. Jujur kamu memang cantik, tetapi hati istriku lebih mulia, terima kasih atas rasa cinta yang ada, maaf ku tidak bisa menerima cintamu.
Posting Komentar