Saat ini Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,84 triliun khusus untuk program Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jumlah anggaran untuk Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin tersebut naik dari Rp 1,1 triliun di tahun 2012.
Pada tahun lalu jumlah penerima beasiswa ini hanya 92.000 orang dan akan ditambah menjadi 152.000 orang, kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Karena jumlah penerimanya bertambah, maka anggaran dinaikkan menjadi Rp 240 miliar untuk tambahan 40.000 anak dan dana resettlement Rp 300 miliar untuk 20.000 anak.
Alasan penambahan jumlah anggaran dan penerima Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin tersebut adalah karena program ini dinilai berhasil membantu calon mahasiswa dan mahasiswa yang berprestasi tetapi tidak mampu. Nilai atau hasil belajar para penerima biaya Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin sangat memuaskan, karena mayoritas memiliki nilai IPK di atas 2,75. Namun, jika IPK mereka banyak yang di bawah 2,0, maka program ini tidak akan dilanjutkan.
Demikian informasi dari Hanya Sekedar Informasi tentang masalah anggaran Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin yang dikeluarkan oleh Pemerintah melalui Kemendikbud.
