Antasida Bukan Obat Maag, Melainkan Mengurangi Keluhan Lambung, begitulah kata pakar penyakit dalam memprotes maraknya iklan obat penyakit maag yang ditayangkan televisi selama bulan puasa ini. Pasalnya, iklan obat itu dianggap berlebihan karena mengklaim dapat mencegah penyakit maag selama puasa.
Menurut pakar penyakit dalam dari Divisi Gastroenterologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam, kandungan antasida dalam obat maag hanya mampu mengurangi keluhan lambung. Sehingga seharusnya obat maag diberikan kepada pasien jika gangguan mulai terasa. Apalagi antasida dapat menimbulkan efek samping jika tidak digunakan dengan benar.
Antasida dapat menyebabkan seseorang menjadi sembelit sehingga membuat pencernaannya menjadi tidak nyaman. Belum lagi efek samping pada ginjal dari penggunaan antasida yang tidak sesuai dengan aturan. Ari menambahkan seharusnya masyarakat mengurangi konsumsi obat maag selama menjalankan puasa.
Selama menjalani puasa terjadi keteraturan dalam mengonsumsi makanan, pengurangan konsumsi camilan yang tidak sehat untuk lambung, pengurangan konsumsi rokok, dan adanya pengendalian diri selama puasa. Demikian informasi kesehatan dari Hanya Sekedar Informasi untuk anda ketahui bersama.

