Mungkin semua wanita di dunia ingin memiliki wajah yang cantik, sehingga banyak yang mencari kemudahan melalui teknologi kecantikan yang ditawarkan. Salah satunya adalah Suntik vitamin C, cara memperoleh kecantikan seperti ini sering dilakukan wanita, sebab memberikan perubahan secara cepat pada kulit, tanpa ada tindakan operasi.
Dengan dosis tertentu, melalui vena, vitamin C dimasukkan ke dalam tubuh dan menyebar ke setiap sel tubuh tanpa harus melewati sistem pencernaan lambung. Dengan demikian pemangkasan daya serap vitamin C oleh usus sebanyak 95 persen bisa dihindari. Hasil maksimal dari suntikan ini bisa diperoleh jika dilakukan rutin.
Khasiat suntik vitamin C adalah menjaga stamina dan bermanfaat untuk kecantikan, memutihkan kulit. Meski terbilang efektif meningkatkan daya tahan tubuh dan mencerahkan kulit, namun fakta dibalik suntik vitamin C menimbulkan risiko gangguan kesehatan. Kerja ginjal dalam menyerap vitamin C menjadi lebih berat, hal ini sudah tentu merusak fungsinya.
Bagi anda yang memiliki penyakit maag dan batu ginjal, efek samping suntik vitamin C bisa semakin memperparah kondisi penderita. Suntik vitamin C juga ternyata memiliki efek ketagihan seperti narkoba jika penggunaannya melebihi dosis yang ditentukan. Efek negatif lainnya dari suntik vitamin C dalam dosis tinggi adalah tidak teraturnya siklus haid pada remaja dan menopause dini bagi wanita usia 35-36 tahun.
Bahaya suntik vitamin C sebenarnya tidak akan terjadi jika dilakukan dengan prosedur dan dosis yang tepat. Sebelum melakukan suntik vitamin C, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Ini penting bagi wanita di atas usia 40 tahun yang umumnya rawan terkena penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan ginjal. Proses penyuntikan tidak dilakukan sembarang orang, dan harus dilakukan oleh tenaga medis khusus.
Suntik vitamin C dengan tujuan mencerahkan kulit sifatnya hanya temporer, hasil maksimal juga tidak akan diperoleh jika orang yang menjalani prosedur ini kerap terpapar sinar matahari. Namun jika hasilnya sudah maksimal maka dosis suntik vitamin C wajib dikurangi, kalau seminggu 4 gram, dikurangi seminggu jadi 2 gram. Tapi kalau misalnya distop, warna kulit bisa kembali ke asal, jadi efeknya tidak permanen.
Itulah fakta dibalik suntik vitamin C, jadi sebelum anda melakukan hal tersebut, ada baiknya berpikir dahulu. (Sumber : dikutip dari : http://life.viva.co.id/news/read/453859-ingin-rambut-sehat-berkilau--konsumsi-makanan-ini).
Posting Komentar